Pameran Lukisan

Amat seorang pejabat yg mendapat kehormatan dari sebuah galeri terkenal di daerahnya diundang untuk meresmikan sebuah pameran lukisan, tetapi ketika di tempat pameran, Amat lupa tidak membawa kacamata. Ia lalu berbisik kepada ajudannya si bro
Amat: ” Bro saya lupa bawa kacamata…!” Aduh..gimana ini?? (Amat dgn mata yg rabun akut sgt gelisah..lalu..)
Bro : “Siap,Pak! Tenang, tidak apa-apa, nanti saya bantu jelaskan setiap lukisan yang kita lihat.”

Selesai peresmian, si pejabat jalan-jalan melihat beberapa lukisan, diikuti oleh undangan yang hadir di peresmian itu.

Mereka tiba di lukisan pertama,

Amat: “Wah, lukisan ikan ini indah sekali…”
Bro (berbisik) : “Pak,maaf..itu lukisan Buaya bukan ikan..”
Amat : ” oo..ya..ya..sy salah ya? Sy kira lukisan ikan..

Lanjut melihat lukisan kedua,
Amat : “Nah, yg ini lukisan awan yg sgt mirip dgn asli nya..luar biasa..”
Bro : “Pak, itu lukisan kapas bukan awan.”
Amat “Oo..sy salah lagi y? Maaf”..koq mirip sekali dgn awan y?..

Akhirnya, si Pejabat aka Amat menuju ke lukisan yang lain…
Amat: “Naaahh..kalau ini tak salah lagi,ini mesti benar..waahh..sungguh lukisan Gorila yg sgt amat mirip sekali dgn asli nya..lukisan ini tampak kelihatan benar” hidup..badan yg besar..hitam..menyeramkan..pelukis ini memang maestro sejati..Bro ini Saya mau membelinya!”
Bro: “(sambil berbisik panik,cemas, gemetar dan takut) “mmhh..anu Pak, itu..itu..bukan lukisan, tapi yg ada di depan bapak sekarang ini itu cermin pak..” Amat pun jatuh pingsan mendengar penjelasan dr ajudan ny..

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *